Pemberdayaan Anak di Kawasan Pesisir Melalui Pelatihan Me'eraji Berbasis AI Sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal
Keywords:
Me'eraji, Artificial Intellegence, Budaya LokalAbstract
Kawasan pesisir Teluk Tomini memiliki kekayaan budaya yang sangat berharga, termasuk tradisi Me’eraji yang unik dan sarat makna. Namun, seiring perkembangan zaman dan arus globalisasi, tradisi ini mulai terancam punah karena semakin minimnya minat generasi muda dalam mempelajari budaya lokal. Salah satu cara yang efektif untuk melestarikan dan menghidupkan kembali tradisi Me’eraji adalah melalui pelatihan Me’eraji berbasis Artificial Intelligence (AI). Kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat Desa Sipatana, Kecamatan Buntulia. Setelah itu, pelatihan Me’eraji berbasis Artificial intelligence dilakukan bersama karang taruna. Dengan menggunakan teknologi Artificial intelligence, dibuat simulasi dan pelatihan yang inovatif dan kreatif. Hasil akhir dari kegiatan pelatihan ini diperoleh perubahan yang sesuai dengan target luaran yang telah ditetapkan yaitu meningkatnya minat anak-anak dalam mempelajari tradisi Me’eraji dan bertambahnya pengetahuan mereka terkait teknologi berupa Artificial intelligence. Seiring bertumbuhnya minat anak dalam mempelajari Me’eraji , teridentifikasi pula sikap memahami dan menghargai budaya lokal

