KAMPANYE ANTI KEKERASAN SEKSUAL TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DI UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO
Keywords:
Sexual violence, women and children, universityAbstract
Sexual violence against women and children is a systemic issue that creates gender inequality and long-term trauma, including within higher education institutions such as Gorontalo State University. This campaign was designed as part of a community service initiative using a quantitative approach through literature studies and documentation of actual cases. The goal of this activity is to raise awareness among the academic community and to build an internal protection system based on visual education and written information. Findings show that educational media such as videos and brochures can play a significant role in fostering collective awareness of sexual violence issues. These results reinforce the argument that media- and legal-literacy-based campaigns are a relevant preventive alternative.
References
Adolph, R. (2016). Komnas ham dan perlindungan anak. 1–23.
Astiyana. (2021). Hubungan konformitas dengan perilaku skripsi diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana di fakultas psikologi universitas Medan area oleh : fakultas psikologi hubungan konformitas dengan perilaku agresif siswa di SMKN 2 rambah skri.
Beno, J., Silen, A. ., & Yanti, M. (2022). In Braz Dent J. (Vol. 33, Issue 1).
Green, M. C., & Brock, T. C. (2000). The role of transportation in the persuasiveness of public narratives. Journal of Personality and Social Psychology, 79(5), 701–721. https://doi.org/10.1037/0022-3514.79.5.701
Jan, S., & Rico, L. (2013). Sustainable social change and communication. Communication Research Trends, 32(4), 4–30.
Kartini, S. (2022). Budaya diam dan pelaporan kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi. Jurnal Psikologi Sosial, 18(1), 45–60.
Nurfadilah, S. (2024). Dakwah digital moderasi beragama Habib Husein Ja’far Al-Hadar pada konten youtube “log in.”
Nuriya, S., & Hafsawati, H. (2024). Advokasi sosial untuk perempuan korban marital rape di lbh apik jakarta.
Rohima, S., Saleh, S., & Pertiwi, R. (2023). Sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual pada perguruan tinggi di kota Palembang. Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services, 4(1), 49–60. https://doi.org/10.29259/jscs.v4i1.113
Rusyidi, B., Bintari, A., & Wibowo, H. (2019). Pengalaman dan pengetahuan tentang pelecehan seksual: studi awal di kalangan mahasiswa perguruan tinggi (experience and knowledge on sexual harassment: a preliminary study among indonesian university students). Share : Social Work Journal, 9(1), 75. https://doi.org/10.24198/share.v9i1.21685
Setiawan, F. (2022). Birokrasi kampus dan trauma sekunder: studi kasus penanganan laporan kekerasan seksual di universitas. Jurnal Sosial dan Hukum, 5(1), 66–80.
Siregar, N. (2021). Media visual dan emosi publik: strategi komunikasi dalam kampanye kesadaran sosial. Jurnal Komunikasi dan Media, 13(1), 77–91.
Adolph, R. (2016). Komnas ham dan perlindungan anak. 1–23.
Astiyana. (2021). Hubungan konformitas dengan perilaku skripsi diajukan sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana di fakultas psikologi universitas Medan area oleh : fakultas psikologi hubungan konformitas dengan perilaku agresif siswa di SMKN 2 rambah skri.
Beno, J., Silen, A. ., & Yanti, M. (2022). In Braz Dent J. (Vol. 33, Issue 1).
Green, M. C., & Brock, T. C. (2000). The role of transportation in the persuasiveness of public narratives. Journal of Personality and Social Psychology, 79(5), 701–721. https://doi.org/10.1037/0022-3514.79.5.701
Jan, S., & Rico, L. (2013). Sustainable social change and communication. Communication Research Trends, 32(4), 4–30.
Kartini, S. (2022). Budaya diam dan pelaporan kasus kekerasan seksual di perguruan tinggi. Jurnal Psikologi Sosial, 18(1), 45–60.
Nurfadilah, S. (2024). Dakwah digital moderasi beragama Habib Husein Ja’far Al-Hadar pada konten youtube “log in.”
Nuriya, S., & Hafsawati, H. (2024). Advokasi sosial untuk perempuan korban marital rape di lbh apik jakarta.
Rohima, S., Saleh, S., & Pertiwi, R. (2023). Sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan seksual pada perguruan tinggi di kota Palembang. Sricommerce: Journal of Sriwijaya Community Services, 4(1), 49–60. https://doi.org/10.29259/jscs.v4i1.113
Rusyidi, B., Bintari, A., & Wibowo, H. (2019). Pengalaman dan pengetahuan tentang pelecehan seksual: studi awal di kalangan mahasiswa perguruan tinggi (experience and knowledge on sexual harassment: a preliminary study among indonesian university students). Share : Social Work Journal, 9(1), 75. https://doi.org/10.24198/share.v9i1.21685
Setiawan, F. (2022). Birokrasi kampus dan trauma sekunder: studi kasus penanganan laporan kekerasan seksual di universitas. Jurnal Sosial dan Hukum, 5(1), 66–80.
Siregar, N. (2021). Media visual dan emosi publik: strategi komunikasi dalam kampanye kesadaran sosial. Jurnal Komunikasi dan Media, 13(1), 77–91.
Susanto, E., & Harini, D. (2023). Integrasi edukasi hukum dan layanan sosial untuk pemberdayaan korban kekerasan seksual. Jurnal Advokasi Publik, 4(2), 101–116.
UN Women. (2020). Access to justice for women survivors of violence in southeast Asia. Bangkok: UN women.


